Redistribute Routing Protokol

Agustus 12, 2015

ping redistribute-routingprotokol
!!!!!

pada saat kita ingin masuk ke negara lain, ada beberapa negara yang menerapkan peraturan seperti
1. harus memiliki passport saja tidak perlu visa, seperti Singapura, Hongkong
2. harus memiliki passport dan visa, seperti Itali
3. harus memiliki passport dan visa jika tidak ada visa bisa menggunakan e-passport, seperti di Jepang
4. harus memiliki passport dan visa, dan visanya bisa menggunakan visa on arrival, seperti di Timor Timur
!
jika kita tidak memenuhi syarat dari suatu negara maka kita tidak bisa masuk ke negara tersebut

contoh yang ada di beberapa negara tersebut sama seperti di routing protokol

pada saat kita ingin memasukkan memasukkan routing protokol A ke routing protokol B maka si routing protokol A harus memenuhi syarat yang di ajukan oleh si routing protokol itu, berikut syarat-syarat yang di ajukan oleh suatu routing protokol

 
1. RIP, harus memasukkan nilai hop-countnya,
contoh perintahnya :
router RIP
redistribute xxx metric 1

2. OSPF, harus memasukkan perintah subnets, sebenarnya sih tidak harus tetapi jika tidak dimasukkan maka prefix yang masuk akan menjadi classful jadi disarankan menggunakan perintah subnets
contoh perintahnya :
router OSPF
redistribute xxx subnets

3. EIGRP, harus memasukkan 5 parameter metrik diantaranya bandwidth, delay, reliabiliti, load, MTU ke-5 metrik tersebut harus dimasukkan untuk di kalkulasi oleh si DUAL (algoritma kalkulasi metrik di EIGRP) dan di dapat jaraknya, jika tidak dimasukkan salah satunya maka akan error, untuk mempermudah nilai yang dimasukkan tidak harus sesuai bisa saja nilai 1 semua saja yang dimasukkan karena tidak akan banyak pengaruh, dikarenakan hasil kalkulasi oleh si DUAL ini akan menjadi ADN yang berbeda oleh penduduk asli prefix EIGRP, untuk metrik hasil redistribusi nilai ADN akan menjadi 170 sedangkan penduduk asli prefix EIGRP tetep menjadi 90
contoh perintahnya :
router EiGRP 99
redistribute xxx metric 1 1 1 1 1

4. BGP, tidak ada syarat khusus langsung masukin routing protokolnya saja
contoh perintahnya :
router bgp 99
redistribute xxx
*nilai xxx = routing protokolnya bebas, kalo EIGRP jangan lupa masukin ASN, kalo OSPF jangan lupa masukin proses id, kalo BGP jangan lupa masukin ASN

semoga bermanfaat

Salam,
Danu Wiyoto #48413
Best-Path Training Network Center & IT Network Consultant
email : danu.wiyoto@bestpath-network.com

Bridge Virtual Interface (BVI)

Februari 14, 2015

BVI ini sangat berguna jika kita menginginkan router yang bisa bertindak seperti switch

misalkan ada case
CASE 1
———–
sebelumnya ada 3 router tetapi karena ada kebijakan baru yang R1 dan R3 hanya memiliki 1 segmen IP saja, sebenarnya bisa aja kita lepas R2 tetapi ternyata jarak R1-R2 & jarak R2-R3 masing masing 90m jadinya tidak memungkinkan untuk dilepas routernya karena jika di lepas akan ada tarikan kabel dengan panjang 180m dan ini tidak memungkinkan jika menggunakan kabel UTP harus menggunakan fiber optic, jadi solusinya kita bisa menerapkan bridging

case 1

Baca entri selengkapnya »

PPPoE

Januari 6, 2015

Untuk mempraktekan materi ini bisa membaca dan mempraktekan materi PPP terlebih dahulu di Workbook CCNA Best-Path karena saya tidak membahas dan melewati tentang PPP, untuk mendapatkan buku saya bisa membaca link ini Pada pembahasan kali ini adalah membahas tentang PPPoE, PPPoE adalah pengembangan dari PPP, tetapi untuk PPP menggunakan kabel serial dan dikembangkan agar bisa menggunakan kabel Ethernet jadilah PPPoE PPPoE biasa digunakan untuk ISP yang menawarkan akses internet broadband rumahan seperti ADSL, kita tidak membahas teknologi ADSLnya. topologi Gambar diatas adalah Topologi lab PPPoE Untuk Server0 kita anggap dia sebagai internet kalo di kembangkan lagi bisa menggunakan routing protocol tetapi pada lab ini kita tidak menggunakan routing protocol Pada Cloud0, pastikan menggunakan modular PT-CLOUD-NM-1AM/WIC-1AM sebanyak 2 buah, konfig di Cloud0 adalah sebagai berikut Baca entri selengkapnya »

Cisco OSPF max-metric router-lsa

Desember 28, 2014

Untuk mempraktekan materi ini bisa membaca dan mempraktekan materi OSPF terlebih dahulu di Workbook CCNA Best-Path karena saya tidak membahas dan melewati tentang OSPF & juga tidak membahas metrik di OSPF itu sendiri, untuk mendapatkan buku saya bisa membaca link ini

primary secondary link

Jika didalam topologi ada 2 link, ada primary dan secondary, di router yang dilewatin sebagai link primary akan dimatikan katakan akan ada upgrade IOS, mengacu ke topologi berarti R1-R2-R4 link primary, jika kita langsung matikan ini router meskipun ada backup link maka packet yang sudah terlanjut lewat akan di drop dan jadinya akan terjadi RTO

Baca entri selengkapnya »

DHCP Snooping di Topologi Hirarki

Desember 27, 2014

untuk mempraktekan materi ini bisa membaca dan mempraktekan materi DHCP terlebih dahulu di Workbook CCNA Best-Path karena saya tidak membahas dan melewati tentang DHCP itu sendiri, untuk mendapatkan buku saya bisa membaca link ini

Tulisan ini adalah kelanjutan dari blog saya sebelumnya tentang DHCP Snooping yang bisa di baca di link ini

Materi DHCP Snooping sebelumnya tentang DHCP Snooping didalam 1 broadcast domain, diblog ini bagaimana menggunakan DHCP Snooping didalam topologi hirarki, didalam topologi hirarki terdiri dari Core Layer, Distribution Layer & Access Layer, penempatan DHCP Server sendri bisa di letakkan di dalam Distribution Layer karena di layer ini menggunakan perangkat switch layer 3 Baca entri selengkapnya »

DHCP Snooping

Desember 23, 2014

untuk mempraktekan materi ini bisa membaca dan mempraktekan materi DHCP terlebih dahulu di Workbook CCNA Best-Path karena saya tidak membahas dan melewati tentang DHCP itu sendiri, untuk mendapatkan buku saya bisa membaca link ini

DHCP Snooping adalah suatu teknologi untuk mengamankan paket DHCP, maksud mengamankan disini adalah DHCP klien mendapatkan IP dari DHCP Server yang terpercaya

DHCP Snooping flow

Baca entri selengkapnya »

Reservasi IP DHCP in Cisco IOS

Desember 17, 2014

melanjutkan lab kita di Workbook CCNA Best-Path tentang DHCP, di workbook berisi tentang bagaimana suatu host bisa mendapatkan alamat IP, alamat IP yang diberikan bisa bersifat random, agar alamat IP tidak berubah-ubah sebaiknya dilakukan reservasi dari alamat IP tersebut mari kita mainkan caranya

kita menggunakan topologi

dhcp gns3

pada topologi di atas untuk mensimulasikan DHCP Client kita menggunakan router, basic config sebelum menerapkan DHCP di R1, isi konfig hanya memasang IP saja Baca entri selengkapnya »

kenapa sih kita perlu sertifikasi ?

Juni 22, 2014

ping sertifikasi
!!!!!
Penjelasan singkat kenapa sih kita perlu sertifikasi
!
Sertifikasi itu adalah legalitas dari ilmu kita, kan gak mungkin ama HRD membicarakan tentang routing switching tentang macam-macam protokol atau membicarakan fungsi Windows atau fungsi Linux atau cara scripting/coding, kan kita di tes kerja gak hanya ama ITnya aja tapi ama HRD juga, dengan adanya sertifikasi jadi memudahkan HRD menakar kemampuan ilmu kita dan bisa jadi menjadi hitungan rate kita nantinya
!
untuk keuntungan lainnya dengan adanya sertifikasi jadi memudahkan kita kerja karena kurikulum sertifikasi sudah disesuaikan dengan dunia kerja yang ada saat ini makanya sertifikasi di bidang IT ada masa kadaluarsanya itu berarti teknologi IT berkembang terus
!
Ambillah sertifikasi apapun itu sertifikasinya yg penting sertifikasi internasional karena dengan kita memasang target untuk meraih sertifikasi kita akan masih terus belajar dan berjuang terus, ambil sertifikasi internasional yg tertinggi sebagai achievement dalam hidupmu because TOMORROW starts here

semoga bermanfaat

Danu Wiyoto
Best-Path Network Training Center Instructor

notes:
dicopy paste dari wall facebookku (danu.wiyoto.5) dan ada beberapa sedikit perubahan
*pada hari ini genap sudah berkurangnya usiaku, semoga dihari (tahun) ini aku dimudahkan dalam menggapai mimpi-mimpiku salah satunya menggapai nomor cantik dari Cisco, semoga istriku diberi kemudahan untuk persalinan yang prediksi dokter sekitar bulan oktober 2014

Cisco default interface cost untuk ospf

Mei 27, 2013

Cisco default interface costs:

  • 56-kbps serial link = 1785
  • 64-kbps serial link = 1562    
  • 128-kbps serial link = 781
  • T1 (1.544-Mbps serial link) = 64
  • E1 (2.048-Mbps serial link) = 48
  • 4-Mbps Token Ring = 25
  • Ethernet = 10
  • 16-Mbps Token Ring  = 6
  • Fast Ethernet  = 1
  • Problem: Gigabit Ethernet and faster = 1

untuk interface serial disarankan untuk merubah nilai bandwidthnya, karena jika tidak dirubah nilai cost-nya akan menjadi 64 (mengacu ke serial T1) apapun itu jenis interface serial-nya, berikut cara untuk merubah bandwidth

enable

conf t

interface serial 0/0

bandwidth 56

merubah nilai bandwidth yang tadinya T1 menjadi 56Kbps dan dengan command diatas tidak akan merubah kecepatan transfer karena command bandwidth digunakan oleh routing protocol untuk menghitung metric

Salam,

Danu

mengembalikan baud rate ke 9600

Mei 25, 2013

baud rate biasanya dirubah pada saat akan upload ios lewat xmodem, ada baiknya setingan baud rate di kembalikan ke normalnya yaitu 9600, berikut cara untuk membalikan baud rate ke 9600

bypass shwitch ke mode rommon
ketik flash_init
ketik load_helper

lalu
switch:unset BAUD

switch:set BAUD 9600

Salam,

Danu


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.857 pengikut lainnya.