install MySQL di Linux

Februari 9, 2010 oleh danu

MySQL adalah suatu database yang free bersifat opensource, pada dasarnya untuk menggunakan MySQL kita menggunakan konsol tapi karena “tidak manusiawi” ada cara yang mudah yaitu dengan memanfaatkan web server dan PHP yang sudah saya bahas sebelum ini

install MySQL di linux
1. cara menginstall MySQL ketik yum install mysql, untk install mysql diperlukan 2 dependency, yaitu: mysql-libs dan mysql-server dengan total kapasitas 17MB
2. cek apakah service sudah jalan atau lom dengan ketik perintah service mysqld status
3. jika service-nya masih mati dan biasanya emang mati maka kita harus menyalakan dengan mengetik service mysql start
4. setting password root terlebih dahulu agar MySQL bisa digunakan dan untuk keamanan dengan perintah mysqladmin -u root password ‘nama_password’
5. sesudah setting password sebenarnya MySQL sudah bisa digunakan tapi jika mau tampilannya berupa GUI (web browser) maka kita harus menginstall phpMyAdmin dahulu, dengn perintah yum install phpMyAdmin
6. untuk menginstall phpMyAdmin ada 5 file dependency, yaitu: libmcrypt, php-mbstring, php-mcrypt, php-mysql, php-pdo. Dengan total kapasitas sebesar 5MB
7. jika sudah diinstall maka kita harus merestart web server kita, ketik service httpd restart
8. jika sudah direstart buka web browser dan ketik di URL http://localhost/phpMyAdmin
9. maka akan tampil login menu

selamat mencoba

sent with my linux leonidas with my 4720Z

install PHP di Linux

Februari 3, 2010 oleh danu

PHP berbasis pada Server Side, maksudnya adalah perintah-perintah PHP di proses di web server, jadi PHP memerlukan web server tanpanya kita tidak bisa menjalankan PHP, HTML. Berbasis pada Client Side, maksudnya adalah perintah-perintah pada HTML di proses di browser, seperti Mozille Firefox, Opera, Google Chrome, Lynx dlsb.

pada kesempatan ini saya mencoba untuk memberi tahu cara menginstall PHP, karena kita sudah tau cara menginstall web server, berikut ini adalah panduannya

1. cara menginstall php ketik yum install php, untuk menginstall php diperlukan 2 dependency, yaitu: php-cli, dan php-common, dengan total kapasitasnya sebesar 3,7MB
2. buat file untuk test php di default path untuk web server dengan file info.php, dengan perintah vi /var/www/html/info.php
3. ketik tombol i atau insert untuk masuk ke edit mode, dan ketik <?    phpinfo();    ?>
4. jika sudah selesai, tinggal di tes apakah php nya sudah jalan atau lom, sehabis install php jangan lupa untk merestart web servernya dengan cara ketik service httpd restart
5. dan ketik di web browser dengan http://localhost/info.php dan hasilnya harusnya ada bacaan PHP version

selamat mencoba

sent with my linux bootflash (corsair flash voyager 4GB) in my leonidas with my 4720Z

Web Server (sederhana) di Linux

Februari 2, 2010 oleh danu

install web server di linux, web server yang digunakan disini adalah dengan menggunakan Apache, untuk menginstall yang mudah diperlukan koneksi internet langsung ke komputer untuk menginstall dengan menggunakan yum, jika tidak ada koneksi langsung lebih baik mendownload terlebih dahulu paket yang dibutuhkan paket instalasi beserta dependensinya, yang dimaksud dengan dependensi adalah paket yang dibutuhkan oleh paket yang ingin di install. Berikut cara installnya:
1. ketik yum install httpd
didalam install httpd (apache) diperlukan 4 dependency, yaitu: apr, apr-util, apr-util-ldap dan httpd-tools. ditambah paket apache sendiri jadi total yang harus di install ada 5 dan total kapasitasnya adalah 1.4MB
2. cek status apakah web servernya sudah jalan atau belum dengan perintah
service httpd status
3. jika service httpd stopped, maka kita harus menyalakan servicenya, dengan perintah
service httpd start
4. untuk mengetes apakah web server berhasil apa tidak pas lagi diinstall ketik localhost di web browser


5. jika sudah berjalan lebih baik buat servicenya berjalan terus pada waktu linux nyala
chkconfig httpd on

6. untuk mengkonfig apache ada di path /etc/httpd/conf/httpd.conf

7. untuk menaruh isi web yang sudah kita design defaultnya ada dipath  /var/www/html

8. setelah selesai jangan lupa untuk membuka port 80 di firewallnya, buka program firewall (alt+F2 ketik firewall) pilih Trusted Services, cek service WWW (HTTP) dengan portnya 80/tcp terus klik Apply.

selamat mencoba

sent with my linux bootflash (corsair flash voyager 4GB) in my leonidas with my 4720Z

membuka file image .iso di linux

Juli 13, 2009 oleh danu

untuk membuka file image iso siapkan direktori untuk menampung hasil iso-nya
format syntaxnya
mkdir “path penampung file image iso”
contoh:
mkdir /media/ISO
saya telah menyiapkan di dalam direktori /media dengan nama direktorinya ISO, setelah disiapkan siapkan file image iso yang akan di mount
format syntaxnya
mount -o loop “sumber file image iso” “path iso yang tadi dibuat”
contoh:
mount -o loop /data/file.iso /media/ISO
jika sudah di mount anda sudah bisa membuka ditempat direktori yang tadi dibuat, tidak perlu dengan install software lagi.
sudah di coba di linux fedora 11 (leonidas)

sent with mozilla firefox 3.5 under fedora 11 (leonidas) with my Acer Aspire 4720Z

Perbedaan Hub dan Switch

Desember 26, 2008 oleh danu
Hub Switch
10 Mbps 10/100 Mbps
Selalu broadcast Hanya sekali broadcast
Tidak mempunyai CAM Table Mempunyai CAM Table
Half duplex Full duplex
Tidak aman Aman
Satu jalur dipakai bersamaan Banyak jalur yang bisa dipakai
Ada di layer 1 (7 OSI Layer) Ada di layer 2
Tidak membaca MAC Address Membaca MAC Address
Tidak membuat virtual sirkuit Membuat virtual sirkuit
Sering terjadi collision Tidak terjadi collision
1 atau lebih hub, 1 collision domain 1 port, 1 collision domain
Kecepatannya di share Kecepatannya tidak dishare
Susah dicari barangnya Gampang dicari
Ditoko uda jarang mungkin uda gak ada yang jual Masih banyak yang jual

Penjelasan tabel:

Kecepatan hub tergolong kecil hanya 10Mbps sedangkan switch itu 10/100Mbps, jadi tergantung lawannya apa switch berjalan 10Mbps atau 100Mbps ini dikarenakan adanya teknologi yang dinamakan autonegotiation, autonegotiation tidak hanya untuk kecepatan aja tetapi untuk mode duplex apakah half atau full, contoh soal, jika switch mempunyai kecepatan 10/100Mbps dan hub 10Mbps half duplex maka hasilnya adalah switch berjalan di kecepatan 10Mbps dengan mode half duplex.

Hub untuk menuju mengirim data dia selalu broadcast, jadi semua perangkat yang dipasang ke hub akan selalu mendapatkan data terus jika sudah diterima oleh perangkat akan dicek apakah ini data yang diterima sesuai tujuannya apa tidak, jika tidak maka perangkat yang bukan tujuannya akan menghapus data ini, dan yang menerima data hanya yang benar saja, dan disinilah letak tidak amannya dari hub, jadi kita bisa pasang suatu software agar kita membaca data meskipun kita tidak berhak karena hub selalu broadcast, berbeda dengan switch yang melakukan broadcast hanya sekali doang itu juga bukan data kita yang di broadcast tetapi mencari port tujuan.

Switch awalnya membaca MAC Address, apakah MAC Address sudah ada di CAM (Content Addressable Memory) Table apa belum!, jika belum ada di CAM Table maka switch melakukan broadcast ke semua port yang aktif, jika ada port yang me-reply maka akan di simpan di CAM Table. Di hub tidak membaca MAC Address dan tidak memiliki CAM Table.

Karena hub half duplex maka jalur receive dan transmit dipakai secara bersamaan dan imbasnya sering terjadi collision jika ada data yang dikirim secara bersamaan. Beda dengan switch yang full duplex yang receive dan transmit beda jalur jadi jika kecepatannya 100Mbps maka total dia mempunya 200Mbps, itulah karena full duplex jadi banyak jalur yang bisa dipakai dan karena half duplex jadi satu jalur dipakai bersamaan, dan karena ini juga hub kecepatannay di share secara bersamaan dan switch tidak karena dia satu jalur dan khusus untuk dia, dan enaknya lagi switch mempunyai jalur virtual yang telah di buat jika ingin ke tempat tujuan yang membuat switch lebih cepat beda dengan hub yang tidak ada jalur virtual

Masih ingat 7 OSI Layer? Nah 7 OSI layer banyak sekali manfaatnya di jaringan, kita jadi tahu alurnya, untuk perangkat keras sendiri hub itu berada di layer 1 di layer Fisik dan switch berada di layer 2 layer data link karena dia bisa baca MAC Address.

Yang dimaksud dengan collision domain adalah berapa besar peluang yang terjadi jika terjadi collision di suatu area, makin banyak nilai collision domain makin bagus jaringan itu berarti makin banyak jalur yang bisa dilalui, jika hanya satu doang collision domainnya maka hanya satu jalur doang yang bisa dilewati jika satu jalur ini terjadi collision maka yang lainnya harus antri dulu.

CMIIW yaaa.. by japri or komen

Mengenali “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”

Desember 12, 2008 oleh danu

Tahukah anda dimanakah letak gambar berikut ini?
general3

Pasti sudah tidak asing dengan gambar ini, gambar ini adalah untuk memasang alamat komputer kita (IP Address), tapi tahukah anda semua fungsi yang ada di dalamnya?

Kali ini saya akan mencoba menjabarkan semua yang ada didalamnya, didalam properties ini memiliki 2 tab diantaranya adalah tab General dan Alternate Configuration

Untuk tab General memiliki 4 radio button, dan dari 4 ini saya bagi dua yaitu 2 diatas dan 2 dibawah, kita akan membahas 2 radio button yang diatas dulu, 2 radio button yang diatas adalah “Obtain an IP address automatically” dan “Use the following IP address”, untuk fungsi yang “Obtain an IP address automatically” adalah untuk meminta alamat komputer secara dinamik dan untuk ini kita memerlukan satu server yang bertugas untuk membagikan alamat komputer, nama server itu adalah DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), alamat yang dibagikan adalah semuanya kecuali alamat DNS, alamat DNS tergantung dibagikan, jika radio button yang dibawah kita setting “obtain DNS Server address automatically” maka alamat DNS akan dibagikan dari server DHCP.

Untuk radio button “Use the following IP address” ini dipakai untuk settingan secara statik, jadi kita tidak perlu server DHCP

Nah sekarang pembahasan tentang 2 radio button yang dibawah yaitu “Obtain DNS server address automatically” dan “Use the following DNS server addresses”

Untuk radio button “Obtain DNS server address automatically” digunakan untuk meminta alamat DNS ke DHCP Server

Untuk radio button “Use the following DNS server addresses” digunakan untuk setting secara manual alamat DNS kita.

Jadi ada pertanyaan nih, jika ingin jaringan lokal saja apa aja sih yang diperlukan settingannya? Nah sebenarnya kalo hanya untuk lokal aja yang diperlukan hanya 2 doang yang di input, pertama pilih radio button “Use the following IP address” dan kemudian input di kolom “IP address” dan “Subnet mask”, uda hanya 2 itu doang yang di isi kalo hanya untuk jaringan lokal doang,

Ada pertanyaan lagi nih, duluan mana yang dicek oleh sistem antara “Obtain an IP address automatically” dan “Use the following IP address”? jawabannya, pertama yang di cek adalah “Use the following IP address” jika sudah kita setting tetapi jika “Use the following IP address” tidak disetting maka yang di pakai adalah “Obtain an IP address automatically”

Sekarang lanjut ke tab kedua yaitu “Alternate Configuration”,
alternate-configuration

Didalam tab ini hanya mempunyai 2 radio button diantaranya “Automatic private IP address” atau biasa di sebut APIPA dan “User configured”

Untuk APIPA ini diberikan jika IP statik dan IP dinamik tidak ada dan radio button “User configured” tidak di pilih maka IP APIPA akan diberikan, untuk radio button “User configured” diberikan jika tstatik IP dan dinamik IP tidak dapat maka IP yang sudah di set oleh user akan dikasih.
APIPA diberikan jika ada gambar seperti ini dipojok kanan bawah unlimited-ico1 ini menandakan bahwa komputer tidak mendapatkan IP dari DHCP, “terus komputer tidak dapat IP dunk?” jawabannya adalah, komputer kita tetep dapat IP tapi bukan dari DHCP server tetapi dari komputer kita sendiri IP yang memberikannya, dan IP APIPA adalah class B yaitu 169.254.0.1 – 169.254.255.254 itulah kemngkinan IP yang akan diberikan oleh APIPA dengan subnet masknya /16 (255.255.0.0).

Jika anda hanya jaringan LAN saja jangan terkecoh dengan lambang tanda seru itu, anda masih bisa memakai jaringan LAN, jika anda ingin mengetahi IP anda caranya dengan membuka command prompt, ketik “ipconfig” itu ip anda dan anda sudah bisa memanfaatkan jaringan LAN

Adobe Flash Player has stopped a potentially unsafe operation

November 11, 2008 oleh danu

Pernah ketemu dengan error seperti ini yang isinya

Adobe Flash Player has stopped a potentially unsafe operation.

The following local application on your computer or network:

<path dari file .swf>

is trying to communicate with this internet-enabled location:

<path dari .html>

To let this application communicate with the internet, click Settings.

You must restart the application after changing your settings.

<ada 2 tombol, tombol OK dan Settings…>

atau lihat gambarnya

gmbr1
jika anda memakai Flash Player 8 dan diatasnya maka akan ada pop-up seperti gambar diatas, pada flash player 8 keatas maksudnya untuk security agar tidak ada malware-malware yang menumpang di aplikasi flash jadi tidak bisa ditampilkan, untuk solusinya ada 2

1. cara ini memerlukan akses internet dengan mendaftarkan ke situsnya yang ada di http://www.macromedia.com/support/documentation/en/flashplayer/help/settings_manager04.html atau buka tombol Settings maka akan dibawa ke situsnya, jika sudah dibawa lihat gambar berikut ini

gmbr2jika sudah klik Edit locations… tapi sebelum itu klik radio button Always allow, jika sudah klik Edit locations.. maka ada tampilan berikut

gmbr3pilih Browse for files pilih file swf nya dan tinggal klik Confirm

jika sudah di Confirm maka akan da tampilan seperti ini

gmbr4jika sudah ada seperti ini berarti anda telah berhasil

2. cara ini tidak memerlukan akses internet, untuk cara keduanya bisa dibuat dengan membuat web server sederhana, bisa dengan bawaannya Microsoft yaitu IIS (Internet Information Services), dengan mengkonfigurasi Virtual Directory

Semoga informasi ini berguna bagi kawan-kawan sekalian

Internetan di backbone

November 2, 2008 oleh danu

Pada penulisan yang kemarin saya sempat mengulas tentang perbandingan kecepatan internet di hulu (baca: Backbone) dan di hilir (baca: end user), kali ini saya mau memberitahu tentang kecepatan internet lansung dari backbone-nya dengan memakai subnet mask /30 atau 255.255.255.252, ternyata jauh jauh jauh lebih cepat di banding dengan internet-an di backbone yang sudah dibagi-bagi (ya iyalah namanya uda dibagi-bagi) dengan memakai DHCP dengan IP Private, kali ini saya langsung memakai IP Public di kompi saya, ternyata hasilnya mengejutkan jauh lebih cepat lagi dengan perbandingan sekitar 4 – 5 kali lipat, nah berikut hasilnya dengan pengukuran bandwidth-nya dari situs http://bwmeter.i2.co.id:

Internetan di Hulu dan di Hilir

Oktober 25, 2008 oleh danu

Beginilah hasilnya kalau main internet langsung di backbone-nya yang langsung memakai IP Publik, yang jika nonton video berbagi (youtube) sudah seperti nonton TV, yang kalau mau donlot file sangat cepat, jadi ingat waktu itu donlot film serial kartun kesenangan yaitu Dragon Ball, kan dulu waktu kuliah sudah ada Dragonball GT rasanya kurang pas nih kalau tidak dilengkapi, jadinya dicari deh sisanya, Dragonball ama Dragonball Z di torrent akhirnya di donlot deh dan hanya beberapa hari doang sudah sempurna dengan file melebihi 50GB, sampai-sampai temen-teman pada nitip file yang mau di-donlot karena saking cepatnya, untuk nyari-nyari bahan untuk belajar dan donlot-donlot ebook, IOS, software juga enak banget karena saking cepatnya, inilah hasil perkiraan kecepatan ini diambil pada tgl 24 october 2008 saat malam hari

Hulu

nah yang ini mainnya di Hilirnya nih dengan memakai antelop, berikut hasilnya

Hilir

situs yang digunakan untuk mengecek kecepatan bandwidth adalah http://bwmeter.i2.co.id

nb: tulisan ini sekaligus “hadiah” untuk kekasih yang lagi ulang tahun yang tanggalnya sama tapi hanya bulannya yang beda, yaaa gpp lah telat beberapa hari daripada tidak sama sekali

Pengenalan tentang Router

Oktober 18, 2008 oleh danu

Router menyediakan akses ke jaringan yang lain salah satu contohnya ke internet, semua host di dalam LAN menentukan alamat IP di lokal interface router, interface routernya di sebut sebagai default gateway.

Yang dimaksud jaringan adalah yang mempunyai IP jaringan yang berbeda, contohnya disuatu kampus di lab1 dipasang IP 192.168.1.x (x bisa dipasang dari 1 sampai 254) dengan subnet mask 255.255.255.0 maka dia mempunyai satu jaringan dan di lab2 yang lain dipasang 192.168.2.x dengan subnet mask 255.255.255.0 jadi dikampus tersebut mempunyai 2 jaringan jaringan pertama adalah lab1 dan jaringan kedua adalah lab2, lab1 dan lab2 tidak bisa saling berhubungan karena sudah beda jaringan jika mereka ingin bisa saling berhubungan maka dibutuhkanlah alat yang dinamakan Router, fungsi router tidak sesederhana ini, fungsi dasar dari router ada 2, yaitu: menghubungkan 2 jaringan yang berbeda dan mencari jalur terbaik dari sumber ke tujuan.

Karena harga router sangat mahal dan jika kebutuhan kita tidak terlalu besar atau hanya untuk menghubungkan dua jaringan kita juga bisa memakai PC Router, PC Router adalah PC yang khusus difungsikan sebagai router, PC ini telah dilengkapi dengan sistem operasi khusus seperti mikrotik atau bisa juga dengan linux atau bahkan dengan windows, windows server tentunya seperti windows server 2003, 2008, atau sistem operasi lainnnya. kekurangan dari PC Router adalah kita harus menyediakan slot PCI, sedangkan slot di PCI tidak terlalu banyak, slot PCI dibutuhkan untuk memasang NIC (Network Interface Card) atau biasa disebut LAN Card (meskipun penyebutan LAN Card sebenarnya salah tetapi banyak yang menyebut demikian, dan untuk seterusnya saya akan menyebut dengan nama NIC).

Router memainkan peranan yang penting di dalam jaringan sebagai penghubung bagi banyak jaringan. untuk vendor router ada banyak sekali diantaranya Cisco, Juniper, Alcatel-Lucent dan masih buanyak lagi. Router ada yang kecil ukuran laptop meskipun sedikit lebih besar dan ada yang sampai ukurannya sebesar lemari baju

Cisco Router 2500 (www.nuggetlab.com)

Cisco XR 12000 (www.cisco.com)